CEO BlackBerry, John Chen sebelumnya juga sempat mengatakan bahwa jika memang diperlukan, BlackBerry harus menjual tiga juta handset untuk mencapai titik impas agar dapat menyelamatkan departemen hardware BlackBerry. Namun target yang sudah dipasang tersebut sepertinya hanya menjadi angan-angan saja.
Smartphone penerus BlackBerry Priv tahun ini kemungkinan masih menggunakan sistem operasi Android, namun kedepannya akan menargetkan ultra-kompetitif perangkat mid-range. Chen telah memahami jika pasar perangkat high-end bukan lagi tempat untuk BlackBerry bersaing. Kendati demikian, Chen tak menambahkan keterangan tambahan yang lebih spesifik.
Tentu untuk bertahan dalam persaingan perangkat mid-range akan membuat BlackBerry kesulitan. Hal itu karena pasar mid-range sangat ketat dalam persaingan harga dan spesifikasi yang layak. Sedangkan BlackBerry Priv sendiri terlalu mahal untuk spesifikasi yang dapat ditemui pada smartphone yang lebih murah.
0 Response to "Android Pun Tak Mampu Selamatkan BlackBerry"
Post a Comment